Jakarta (05/02) – Politeknik Ketenagakerjaan melalui Program Studi Relasi Industri secara resmi melaksanakan Grand Launching Alat Pembelajaran Digital sebagai bagian dari rintisan layanan digital institusi. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangkaian Kuliah Umum bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yang berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026.
Peluncuran ini menandai komitmen Politeknik Ketenagakerjaan dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis digital yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang hubungan industrial dan ketenagakerjaan.
Tiga alat pembelajaran digital yang diluncurkan dalam kesempatan ini meliputi:
- SIJATRA (Simulasi Perhitungan Iuran Jaminan Sosial dan Tabungan Perumahan Rakyat), yang dirancang untuk membantu mahasiswa memahami mekanisme perhitungan iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dan Tapera secara komprehensif dan berbasis regulasi terkini.
- SIKALEM (Simulasi Perhitungan Upah Lembur Pekerja), sebagai media pembelajaran interaktif dalam menghitung upah lembur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan.
- SIKASEP (Sistem Kalkulator Simulasi PHK), yang memberikan simulasi perhitungan hak-hak pekerja dalam hal pemutusan hubungan kerja, meliputi uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam kuliah umumnya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Politeknik Ketenagakerjaan dalam mengembangkan alat pembelajaran digital yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mendorong pemahaman praktis mahasiswa terhadap regulasi dan praktik ketenagakerjaan di Indonesia.
Pengembangan SIJATRA, SIKALEM, dan SIKASEP merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembelajaran vokasi berbasis praktik, dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana simulasi kasus nyata yang sering dihadapi dalam hubungan industrial. Alat-alat ini diharapkan dapat digunakan secara luas dalam kegiatan pembelajaran, diskusi kasus, serta penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami aspek normatif ketenagakerjaan.
Ke depan, rintisan layanan digital ini akan terus dikembangkan dan disempurnakan sebagai bagian dari transformasi digital Politeknik Ketenagakerjaan, sekaligus menjadi kontribusi institusi dalam mendukung peningkatan literasi dan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan di Indonesia.

