Jakarta (09/03) – Dosen Program Studi Relasi Industri di Politeknik Ketenagakerjaan kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan literatur akademik di bidang manajemen sumber daya manusia (MSDM). Melalui kolaborasi dengan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten, para dosen Polteknaker turut berpartisipasi sebagai penulis dalam penyusunan enam buku referensi MSDM yang melibatkan akademisi dan praktisi sumber daya manusia dari berbagai institusi.
Dalam salah satu buku tersebut, yakni buku keenam yang berjudul Human Rights, Productivity and Labor Practices, dua dosen Program Studi Relasi Industri, yaitu Langga Lagandhy dan Rut Gloria Anugrah berkontribusi sebagai penulis. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara dunia akademik dan praktisi dalam mengembangkan pemahaman yang komprehensif mengenai praktik manajemen sumber daya manusia yang berkelanjutan dan berorientasi pada nilai-nilai ketenagakerjaan yang adil.
Kegiatan penulisan buku referensi ini merupakan implementasi kerja sama antara Polteknaker dan GNIK dalam mendorong penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang ketenagakerjaan. Proses penyusunan enam buku referensi tersebut berlangsung selama kurang lebih enam bulan melalui kolaborasi intensif antara akademisi dan para praktisi human resources serta industrial relations yang tergabung dalam GNIK.
Grand launching enam buku referensi tersebut dilaksanakan pada 9 Maret 2026 di Kantor Pusat Bank Syariah Indonesia. Kegiatan peluncuran buku ini juga dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kolaborasi yang telah terjalin antara Polteknaker dan GNIK. Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam pengembangan literatur dan pengetahuan di bidang ketenagakerjaan merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pejuang Indonesia Kompeten sekaligus pendiri GNIK, Yunus Triyonggo, menyampaikan bahwa enam buku referensi yang berhasil diselesaikan dalam kurun waktu enam bulan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang mempertemukan perspektif akademik dan pengalaman praktis di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan referensi yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan praktik MSDM di Indonesia.
Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, Prof. Dr. Yoki Yulizar, M.Sc., juga menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Polteknaker dan GNIK tidak berhenti pada kegiatan penulisan buku semata. Ke depan, ia mendorong agar dosen dan praktisi dapat terus memperluas kolaborasi dalam berbagai kegiatan tridarma perguruan tinggi, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Partisipasi dosen Program Studi Relasi Industri dalam penulisan buku referensi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata sivitas akademika Polteknaker dalam memperkaya khazanah pengetahuan di bidang ketenagakerjaan khususnya hubungan industrial. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi diharapkan dapat terus berkembang sehingga mampu mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.

